4 Tokoh Perempuan Islam Indonesia yang Harus Diketahui

Daftar Tokoh Perempuan Islam Indonesia yang Harus Diketahui

Tokoh perempuan islam indonesia


Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa kemeredakaan Indonesia itu berkat peran rakyat dan para tokoh-tokohnya dalam melawan para penjajah. Tanpa adanya persatuan antara rakyat dengan tokoh-tokoh, mungkin bangsa Indonesia bisa dijajah dalam waktu yang lebih lama lagi. 

Oleh karena itu, sudah semestinya bagi kita untuk mengenang jasa-jasa mereka di masa lampau. Nah, berikut di bawah ini ada deretan nama-nama tokoh perempuan Islam Indonesia yang harus kalian ketahui. 

1. Sultanah Safiatuddin

Tokoh perempuan islam

Menurut informasi yang didapat, Sultanah Safiatuddin ini merupakan perempuan pertama yang menjadi pemimpin di Kesultanan Aceh Darussalam. Hal itu bukan tanpa alasan, karena beliau memang diangkat oleh suaminya yaitu Sultan Iskandar Tsani. 

Pada masa kepemimpinannya, ada pro dan kontra yang muncul tentang hukum seorang perempuan menjadi pemimpin di Aceh. Kendati demikian, kondisi tersebut sama sekali tidak menyurutkan daya juang Sultanah Safiatuddin dalam menjaga rakyat Aceh. 

Sultanah Safiatuddin pun membuktikan kualitas kepemimpinannya dengan menciptakan berbagai perubahan pemerintah, seperti pengembangan ilmu pengetahuan, memelihara stabilitas politik di tengah kolonialisme Eropa, mengatur komunikasi politik, hingga memberikan zakat kepada rakyat Aceh yang membutuhkan. 

Bukan hanya itu, Sultanah Safiatuddin juga merancang beberapa strategi dalam menjaga martabat perempuan Aceh, seperti Menyusun UUD khusus tentang Wanita dan mengangkat kedudukan Wanita. 

2. Siti Walidah (Nyai Ahmad Dahlan)



Siti Walidah atau yang lebih populer dengan nama Nyai Ahmad Dahlan merupakan tokoh pahlawan perempuan Indonesia yang aktif dalam bidang pendidikan, khususnya bagi kaum perempuan. 

Dalam catatan sejarah, Siti Walidah bersama sang suami yakni KH Ahmad Dahlan mendirikan sekolah bagi masyarakat yang belum sempat mengenyam dunia Pendidikan. Tujuan dari pembangunan sekolah-sekolah tersebut tentunya untuk memberikan ilmu kepada masyarakat, baik itu ilmu agama maupun ilmu duniawi. 

Atas jasanya di bidang Pendidikan, akhirnya pada September 1971 Siti Walidah dinobatkan sebagai pahlawan nasional yang berdasarkan SK Presiden Republik Indonesia Nomor 042/TK/1971. 

3. Syekhah Hajjah Rangkayo Rahmah El Yunusiyah



Mungkin sebagian besar masyarakat belum terlalu familiar dengan sosok pahlawan yang bernama Syekhah Hajjah Rangkayo Rahmah El Yunusiyah. Padahal, perempuan kelahiran Padang Panjang, Sumatera Barat ini juga memiliki peranan penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia lho. 

Syekhah Hajjah Rangkayo Rahmah El Yunusiyah adalah reformator Pendidikan yang sangat gigih Ketika mempertahankan sekolah Diniyah Putri di daerah Padang Panjang. 

Saat petinggi Universitas Al-Azhar Mesir berkunjung ke Padang dan sempat singgah ke Sekolah Diniyah Putri milik Syekhah Hajjah Rangkayo Rahmah El Yunusiyah di tahun 1955, beliau pun dibuat kagum dengan ide dan upaya atas sekolah Diniyah tersebut. 

Berkat prestasinya itu, akhirnya Universitas Al-Azhar membuka Kulliyatul Lil Banat – fakultas khusus untuk Wanita yang direalisasikan di tahun 1962. Sedangkan Rangkayo Rahmah El Yunusiyah sendiri mendapat gelar kehormatan “Syakhah”. 

Nah, karena hal tersebutlah yang menjadikan dirinya sebagai Wanita pertama Indonesia yang mendapatkan gelar “Syekhah” dari Universitas Al-Azhar Mesir. 

4. Keumalahayati

Keumalahayati atau yang akrab disapa dengan Laksamana Malahayati ini boleh dibilang sebagai satu-satunya Wanita Aceh yang menjababat sebagai laksamana. Dalam pertempuran rakyat Aceh melawan penjajah Belanda, Keumalahayati pun ditunjuk untuk memimpin pasukan Inong balee. 

Tak hanya pandai dalam mengatur strategi perang, Keumalahayati juga pandai berdiplomasi. Dengan demikian, maka tak heran jika beliau selalu diandalkan untuk menjadi wakil Sultan saat menghadiri perundingan damai dengan pihak Belanda. 

Baca juga: 
Cerita Inspiratif Tokoh Wanita Indonesia

Comments